Featured

Tips dan Cara Mengoptimalisasi Kinerja Komputer

Tips dan cara optimalisasi kinerja komputer
Tip ini berlaku untuk PC Desktop, memungkinkan juga untuk Laptop (tentunya dengan penyesuaian-penyesuaian) Ok, langsung ke TKP, untuk menambah kinerja komputer menjadi seoptimal mungkin sehingga komputer menjadi lebih “kenceng” berikut ini langkah-langkahnya:

1. Setting IDE/SATA
Periksa setting jumper pada harddisk Anda yang tertetak di bagian belakang, tepat di sebelah slot untuk konektor dan kabel power. Petunjuk setting jumper berada di bagian atas harddisk. Lepas terlebih dahulu harddisk dari dalam komputer untuk melihat posisi jumpernya atau melihat petunjuk pemakaian pada situs produsen harddisk. Setelah jumper terpasang sesuai dengan keinginan pastikan saat masuk ke menu setting BIOS harddisk sudah di-detect dengan balk oleh BIOS. Jika kedetect maka anda berhasil melakukannya. Setting tersebut berupa pasangan harddisk yang paling sering diakses dalam satu konektor. Sedangkan, satu konektor lainnya digunakan CD-RW dan harddisk lain yang jarang terpakai. Perlu diperhatikan, kecepatan transfer pada dua harddisk dengan channel yang berbeda akan berbeda pula.
Primary Master: Harddisk utama (yang tercepat dan berfungsi sebagai sistem operasi).
Primary Slave: DVD-ROM
Secondary Master: CD-RW atau DVD-R
Secondary Slave: Harddisk tambahan

2. Sesuaikan spek komputer dengan OS yang akan dipakai
Lihat spesifikasi teknis komputer anda apakah sesuai dengan operating system yang akan diinstall, biasanya setiap operating system sudah menyertakan standar minimal dari komputer yang akan diinstall. Jangan menginstall operating system yang tidak didukung hardware komputer anda.

3. Convert Harddisk ke NTFS
Jamak dilakukan untuk komputer-komputer baru yang biasanya sudah mendukung komputer berarsitektur 64 bit jadi pastikan anda memakai format NTFS(untuk windows) jangan FAT32, bila sudah terlanjur ada cara sederhana untuk mencovertnya yaitu dengan erintah convert x: / fs:ntfs (huruf x adalah drive yang akan di-convert). Ikuti semua proses hingga selesai. Setelah proses ini selesai, restart komputer. Saat masuk Windows seharusnyasystem ada sudah dengan format NTFS.

4. Selalu Update Driver
Dengan majunya perkembangan software yang setiap saat muncul hal-hal baru maka update system dan update driver menjadi sangat diperlukan dalam mengoptimalkan kinerja komputer. Untuk OS-os terbaru sudah dibekali dengan auto update sehingga memudahkan pengguna cukup klik maka prosesnya akan berjalan dengan sendirinya. Ditunggu sampai dengan proses selesai maka komputer anda akan selalu Up to Date, jangan lupa koneksi internetnya.

5. Update BIOS
saya tidak merekomendaikan kegiatan ini, lebih baik serahkan pada ahlinya.

7. Jalankan SiSoft Sandra atau Program sejenis
Karena setelah sekian lama digunakan, kinerja komputer akan sedikit demi sedikit akan menurun. Ujung-ujungnya, kita juga yang susah. Sebab harus menyedia-kan waktu luang lebih untuk mengeset dan mengatur ulang konfigurasinya. Mungkin saja harus menyediakan uang lebih untuk menambah komponennya. Dan Si Soft Sandar merupakan software gratis untuk menguji kemampuan komputer dalam hitungan jam jika PC Anda mampu ber-tahan dalam tes Sandra, maka bisa dikatakan PC tersebut sudah layak untuk digunakan. Begitu andalnya kemampuan benchmark-nya, SiSoft Sandra digunakan oleh kalangan luas sebagai acuan penilaian sebuah komputer, termasuk PC Media. Karena SiSoft Sandra masih yang paling baik dan mudah penggunaannya.

8. Buat Partisi Khusus untuk Data
bedakan antara partisi untuk system dengan partisi untuk Data-data anda agar bila ada crush/terformat/dll data-data tersebut relatif aman.

9. Patch PC
jangan lupa untuk selalu mengupdate system OS anda agar system anda sehat.

10. Aktifkan Fitur DMA
Haktifkan fitur DMA pada propertis haarddisk agar transfer data lebih optimal.

11. Tweak BIOS
sesuaikan dengan kebutuhan, setiap komputer mempunyai settingan BIOS yang berbeda-beda meski dari pabrikan yang sama. Untuk masuk settingan bios (muncul saat pertama kali komputer nyala) ada 2 tombol tergantung dari permintaan tombol apa yang perlu ditekan bisa tombol delete bisa tombol F2.
12. Uninstall program-program yang tidak digunakan

13. Matikan Program yang berjalan secara Background
Meskipun sudah di-uninstall, beberapa program masih memungkinkan untuk berjalan dan aktif pada background. Dan tentu saja, hal ini merugikan karena memory akan tetap digunakan oleh program yang kita tidak inginkan. Caranya: Klik [ Start ] > [ Run ] dan ketik msconfig kemudian klik OK atau tekan Enter. Klik tab Startup. Pada tab ini, akan tampak sebuah list yang berisi semua program yang berjalan pada background sejak awal Windows berjalan. Hilangkan tanda centang pada program-program yang tidak diinginkan. Setelah semua selesai, kemudian restart, komputer supaya perubahan setting-nya bisa berjalan.

14. Atur Program Default
Sesuaikan file yang akan dibuka sesuai dengan programnya. Agar komputer bisa berjalan optimal. Karena bisa jadi ketika file yang kita klik tidak bisa berjalan karena tidak sesuai programnya (bisa dilihat diextensi filenya serta buka properties file, open with: pilih program yang sesuai)

15. Manfaatkan Space Sisa
pembersihan secara berkala dari hardisk terhadap file-file sampah baik di recycle bin maupun di systemnya sendiri.

16. Atur Start Menu
Atur start menu sesimple dan seminal mungkin agar startmenu tidak terlalu panjang yang tentunya memakan waktu untuk mencarinya.
17. Atur Struktur File dan Folder
Untuk menyingkat waktu pencarian file maka aturlah file dalam folder-folder yang sudah terklasifikasikan berdasarkan kebutuhan. Jangan menumpuk-numpuk file yang berbeda-beda dalam satu folder karena pada kenyataanya kita akan kesulitan mencarinya sehingga akan membuang-buang waktu secara percuma.


18. Update Firmware
Cek selalu update untuk hardware anda, untuk komputer-komputer terbaru biasanya sudah diatur untuk autoupdate dengan terlebih dahulu ada notifikasi.

19. Atur Setting Auto Play
Bila dirasa menganggu ada baiknya setting autoplay di-offkan.

20. Hemat Tampilan GUI
Matikan atau pilihlah tampilan sesuai dengan kemampuan komputer, jangan memilih yang best appereance tetapi pilih yang best performance dengan custom tampilan-tampilan yang dianggap perlu

21. Aktifkan Fitur Perawatan
Software bawaan dari windows untuk perawatan komputer sudah ada bila diperlukan bisa memakai software pihak ke-3 semacam WinDoctor, Speed Disk, dan DiskDoctor.

22. Buat Image sebagai CD Pemulihan bila sewaktu-waktu komputer anda “rusak”
Hal ini bisa terjadi karena seringnya kita install/uninstall program yang tentunya berpengaruh pada system register windows anda. Sehingga sedia payung sebelum hujan tidaklah mengapa bila anda menyiapkan CD pemulihan, bisa memakai software bawaan dari Windows atau dari pihak ke-3 macam PowerQuest Drive Image 2002, Norton Ghost, atau Acronis True Image.

Sebetulnya masih banyak cara yang dapat dilakukan hanya yang terbaik adalah bijaklah anda dalam memakai komputer anda, gunakan pada tempatnya dan selalu rajin-rajin merawat baik hardwarenya maupun softwarenya.
Semoga bermanfaat

Mojokerto, 10 May 2017


Mokhammad Soni

Comments

Popular Posts